Suatu hari, Slamet (bukan nama
sebenarnya) seorang mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan
Rekreasi pergi ke dokter untuk mengecek kondisi kesehatannya yang
menurun. Setelah mengecek kondisi Slamet, sang dokter ngobrol
mengenai sakitnya. Dokter pun berkata, "Mas, keadaan jasmani kamu kurang
bagus, mungkin mas kurang olahraga, jadi mas rentan terkena penyakit".
Slamet membalas, "Loh dok, saya ini mahasiswa olahraga dok, uhuk uhuk.. Setiap hari saya olahraga... Maaf, deduksi anda salah besar.. Uhuk uhuk....".
Wajah dokter itu pun memerah, berkeringat, dan tampak kebingungan.
Untung saja, dengan sedikit sisa kewibawaannya, dokter itu pun berhasil
mengalihkan materi pembicaraannya dengan Slamet.
Begitulah, cerita pendek dari saya untuk mengawali tulisan ini. Tema tulisan saya kali ini adalah Kebugaran Jasmani.
1. Pengertian Kebugaran Jasmani
Menurut Departemen Kesehatan RI dalam Edy Suwandito, dan Heri Rustanto (2012: 36), kebugaran jasmani adalah "kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaannya sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti."
Sementara itu menurut Afriwardi (2011: 37), kebugaran jasmani adalah
suatu keadaan ketika tubuh masih memiliki sisa tenaga untuk melakukan
kegiatan-kegiatan ringan yang bersifat rekreasi atau hiburan setelah
melakukan kegiatan/aktivitas fisik rutin. Jadi, dapat kita simpulkan
bahwa kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan
aktivitas sehari-hari secara efisien dan tanpa menimbulkan kelelahan
yang berarti, sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya.
Tingkat kebugaran jasmani masing-masing orang pasti berbeda.
Misalnya, pelari marathon pasti memiliki kebugaran jasmani yang berbeda
dengan seorang direktur Bank. Jadi, apa sajakah faktor-faktor yang
mempengaruhi kebugaran jasmani?
2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani
Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani seseorang:
a. Umur
Pada usia pertumbuhan, kebugaran jasmani seseorang akan baik, hal ini dikarenakan fungsi organ tubuh akan tumbuh secara maksimal. Pada orang tua, kebugaran jasmaninya cenderung menurun, hal ini dikarenakan banyak jaringan yang mengalami kerusakan.
b. Jenis Kelamin
Pria umumnya memiliki tingkat kebugaran jasmani yang melebihi kaum wanita. Perbedaan fungsi hormon merupakan menjadi pembeda utama kebugaran jasmani antara pria dan wanita.
c. Keturunan
Orang
dengan kulit berwarna pada umumnya memiliki kemampuan fisik yang lebih
baik daripada orang berkulit putih. Sebagai contoh, pelari-pelari asal
Kenya dan Ethiopia selalu menguasai perlombaan lari marathon level
internasional. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh banyaknya jumlah
mitokondria sel dalam tubuh. Dalam tubuh manusia, jika mitokondria yang
terkandung lebih banyak, maka dapat meningkatkan kemampuan sel untuk
menyediakan energi. Menurut Afriwardi (2011:41), orang-orang kulit
berwarna dari suku bangsa Afrika ternyata sejak lahir telah memiliki
jumlah mitokondria sel yang lebih banyak.
d. Lingkungan
Lingkungan yang sehat, baik dari segi fisik, sosial, maupun ekonomi, dapat mempengaruhi
kebugaran jasmani seseorang. Misalnya, lingkungan tempat tinggal yang
kumuh, dekat dengan limbah sampah, akan mencemari udara sekitar yang
tentunya akan berdampak buruk bagi kebugaran jasmani warga yang tinggal
di daerah tersebtu.
e. Makanan
Kandungan gizi dan kalori yang terdapat dalam makanan menentukan
ketersediaan sumber energi dalam tubuh. Energi tersebut tentunya
dibutuhkan untuk melakukan aktivitas fisik sehari-hari.
f. Latihan fisik
Orang yang terlatih akan mempunyai kondisi fisik yang bagus, memungkinkannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
g. Gaya hidup
Contoh gaya hidup seseorang yang berdampak buruk bagi kebugaran jasmani adalah kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol.
Dari ketujuh faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani seseorang tersebut di atas, kita dapat mengkategorikannya menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
3. Komponen Kebugarn Jasmani
Pembagian komponen kebugaran jasmani dapat kita lihat dalam skema berikut :
Untuk selanjutnya, mari kita bahas satu-persatu:
a. Komposisi lemak tubuh
Jaringan lemak tubuh merupakan jaringan yang tidak terlibat langsung
dalam pembentukan energi atau dapat dikatakan sebagai jaringan yang
tidak aktif dalam pembentukan energi. Seseorang dianggap memiliki
kebugaran yang baik jika mempunyai massa jaringan aktif yang lebih besar
dari pada jaringan yang tidak aktif.
b. Kekuatan dan ketahanan otot
Orang dengan otot yang kuat dan dpat bertahan dengan lama memiliki kebugaran yang baik (Afriwardi, 2011: 39). Contoh aktivitas yang memerlukan kekuatan dan ketahanan otot adalah push-up.
c. Ketahanan jantung dan paru
Merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung,
paru-paru, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk
menjalankan kerja secara terus menerus. Contoh aktivitas yang memerlukan ketahanan jantung dan paru adalah lari marathon.
d. Fleksibilitas
Fleksibilitas adalah efektivitas seseorang dalam menyesuaikan diri
untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh yang luas. Fleksibilitas
dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kelentukan dan kelenturan. Ada
perbedaan mendasar antara kelentukan dan kelenturan. Kelentukan
berkaitan dengan persendian, sementara kelenturan berkaitan dengan otot.
e. Ketangkasan
Ketangkasan mencerminkan keterampilan khusus gerak motorik berbeda yang dilakukan secara berurutan.
f. Kecepatan
Merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan
berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu
sesingkat-singkatnya.
g. Waktu reaksi
Merupakan kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera.
h. Keseimbangan
Merupakan kemampuan seseorang mengendalikan dan mempertahankan posisi tubuh dalam jangka waktu tertentu.
i. Koordinasi
Koordinasi adalah kemampuan tubuh dalam menyatukan berbagai gerakan
organ tubuh yang berlainan sehingga mencapai keluwesan kerja.
j. Daya ledak otot
Merupakan kemampuan otot untuk mengeluarkan kekuatan secara maksimal dalam waktu yang singkat.
k. Ketepatan
Merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.
i. Kelincahan
Merupakan kemampuan seseorang dalam mengubah satu posisi ke posisi lain dalam waktu singkat dengan koordinasi yang baik.
Begitulah pembahasan saya tentang kebugaran jasmani. Kurang dan lebihnya, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Grazie!
Daftar Pustaka :
Afriwardi.(2011). Ilmu Kedokteran Olahraga. Jakarta: EGC
Edy Suwandito dan Heri Rustanto. (2012). Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA/MA Kelas XI Semester Gasal. Klaten : Viva Pakarindo.
Catatan-catatan kuliah makul Pendidikan Kebugaran Jasmani dosen pengampu Dra. A. Erlina Listyarini, M.Pd.
note: tulisan ini juga dapat anda baca di http://fellisharegroup.blogspot.com/2014/05/apakah-kebugaran-jasmani-itu.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar